Artikel

Akupunktur Aman Diberikan Kepada Anak-anak

Vera Farah Bararah – detikHealth

img

Ilustrasi (foto: Thinkstock)

Jakarta, Akupunktur biasanya dilakukan oleh orang dewasa atau yang sudah tua. Tapi studi baru menemukan bahwa akupunktur aman diberikan pada anak-anak asal dilakukan oleh orang yang sudah terlatih.

“Seperti orang dewasa, akupunktur sangat aman bila diterapkan pada populasi anak-anak seperti halnya yang terjadi pada orang dewasa,” ujar Starkey Jamie, ahli akupunktur dari Cleveland Clinic, seperti dikutip dari Foxnews, Rabu (23/11/2011).

Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Alberta, Kanada yang mempelajari data adri berbagai negara. Peneliti melihat hubungan antara akupunktur jarum dan efek samping yang berbeda pada anak-anak.

Peneliti menjelaskan berbagai informasi mengenai latar belakang penggunaan akupunktur pada anak-anak telah meningkat secara signifikan selama beberapa tahun terakhir. Namun belum ada kajian yang dilakukan secara sistematis.

Studi yang dipimpin oleh Sunita Vohra, MD,MSc dan tim melakukan review terhadap beberapa artikel dari berbagai negara yang berfokus pada penggunaan jarum akupunktur pada anak-anak hingga usia 17 tahun termasuk data mengenai efek samping yang buruk.

Peneliti mengidentifikasi sekitar 9.537 artikel yang kemudian dipersempit lagi hingga ada total 37 artikel sampai dengan September 2010, dan hasil dari studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics.

Diketahui bahwa anak-anak terbilang cukup aman menerima perawatan akupunktur asalkan kegiatan ini dilakukan oleh praktisi yang sudah terlatih. Jika dilakukan dengan benar, maka hasil yang didapatkan bisa sama persis dengan yang terjadi pada orang dewasa.

Akupunktur terbukti ilmiah untuk mengobati rasa nyeri dan mual setelah operasi. Secara teoritis, jarum ditempatkan untuk merangsang serabut saraf besar, sehingga sinyal saraf nyeri yang kecil menjadi terhambat untuk menenangkan rasa sakit.

Selain itu di dalam tubuh diketahui ada serabut saraf yang lebih besar yang berfungsi mengirim sinyal penahan serabut nyeri dan mencegah pergerakan sinyal rasa sakit.

(ver/ir)

Tusuk Jarum Terbukti Bisa Bikin Cepat HAMIL

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

img

Jakarta, Bagi pasangan yang susah mendapatkan keturunan, banyak cara bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang kehamilan. Salah satu cara yang sudah terbukti bisa mempercepat kehamilan adalah dengan melakukan terapi akupunktur atau tusuk jarum.

Penelitian tentang akupunktur dan manfaatnya untuk meningkatkan peluang kehamilan sebenarnya sudah sering diteliti, namun hasilnya selalu simpang siur. Ada yang mengatakan cara ini bermanfaat, namun sebagian yang lain mengatakan hal itu cuma mitos.

Namun 2 penelitian terabru yang dimuat di jurnal Acupuncture in Medicine dan Journal of Endocrinological Investigation kembali menegaskan bahwa akupunktur memang bermanfaat. Peluang hamil pada pasangan yang menjalani terapi ini cenderung menjadi lebih besar.

Ada beberapa alasan mengapa akupounktur bisa meningkatkan peluang kehamilan pada pasangan yang susah punya anak. Salah satunya, akupunktur bisa meredakan stres sehingga kesehatan dan kualitas sistem reproduksi laki-laki maupun perempuan lebih terjaga.

Alasan berikutnya adalah akupunktur bisa melancarkan peredaran darah, khusunya yang menuju ke organ reproduksi perempuan seperti indung telur dan saluran telur. Aliran darah yang baik membuat dinding saluran reproduksi menebal, sehingga peluang terjadinya pembuahan meningkat.

“Ini memang bukan obat mujarab, tetapi akupunktur terbukti benar-benar membantu bagi sebagian pasien untuk bisa sukses punya keturunan,” kata Dr Jamie Grifo dari Pusat Kesuburan di New York University yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dariHealthday, Minggu (29/1/2012).

Selain meningkatkan peluang kehamilan, akupunktur juga bisa mengurangi risiko depresi pada ibu hamil. Penelitian di Stanford University menunjukkan 2 dari 3 ibu hamil yang mengalami depresi merasa lebih baik setelah diterapi dengan akupunktur.

Akupunktur Bisa Bantu Tingkatkan Kesuburan Pria dan Wanita

Putro Agus Harnowo – detikHealth

img

(Foto: thinkstock)

Jakarta, Bagi pasangan yang telah lama mengidam-idamkan punya momongan, ketidaksuburan atau infertilitas adalah berita yang sangat tidak menyenangkan. Untungnya, ada sebuah terapi yang telah dipercaya selama berabad-abad yang dapat membantu, yaitu akupunktur.

Akupunktur adalah metode pengobatan dengan cara menempatkan jarum kecil pada titik-titik tertentu dalam tubuh. Para pakar kesehatan percaya bahwa terapi kuno dari Cina ini dapat membantu meningkatkan kesuburan pada pria maupun wanita.

“Akupuntur telah ada selama hampir sekitar 3.000 tahun. Metode ini aman dan tanpa efek samping yang buruk. Cara ini mungkin bukanlah satu-satunya yang dapat dilakukan dalam upaya mengobati infertilitas, tetapi membantu membuat tubuh tetap prima dan memaksimalkan efek perawatan kesuburan,” kata Dr Lisa Lilienfield, spesialis nyeri di Kaplan Center for Integrative Medicine di McLean, Virginia.

“Meskipun bukan obat mujarab, akupunktur dapat membantu pasien agar dapat memiliki kebugaran yang lebih baik. Kebugaran adalah salah satu syarat untuk mengatasi stres akibat infertilitas, dan mampu meningkatkan angka kehamilan serta kualitas hidup,” kata Dr Jamie Grifo, direktur New York University Fertility Center dan direktur divisi reproduksi endokrinologi di Langone NYU Medical Center di New York City.

Selain menghilangkan stres, Lilienfield mengatakan bahwa akupunktur dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita dengan cara meningkatkan aliran darah ke ovarium dan uterus. Peningkatan aliran darah dapat membantu menebalkan lapisan rahim, sehingga meningkatkan kemungkinan pembuahan.

“Secara umum, orang yang berusia di bawah 35 tahun disarankan untuk mencoba agar dapat hamil selama sekitar satu tahun sebelum mencari pengobatan infertilitas. Tapi, jika ingin segera diperiksa, enam bulan adalah waktu yang wajar untuk menunggu. Dan wanita yang berusia di atas 35 tahun tidak harus menunggu lebih dari enam bulan,” kata Lilienfield seperti dilansir Healthday, Senin (6/2/2012).

Akupunktur juga dapat membantu memperbaiki gangguan sistem neuroendokrin tubuh. Akupunktur dapat membantu mengaktifkan otak untuk melepaskan hormon-hormon yang merangsang ovarium, kelenjar adrenal, dan organ lain yang terlibat dalam reproduksi. Efek akupuntur pada sistem neuroendokrin juga dapat membantu pria yang tidak subur dengan merangsang produksi sperma.

Penelitian yang telah dilakukan mengenai akupunktur dan kesuburan memiliki hasil yang beragam. Beberapa di antaranya menunjukkan beberapa manfaat, sedangkan yang lain tidak menunjukkan apa-apa.

Suatu penelitian mengenai akupunktur yang dimuat dalam Acupuncture in Medicine serta penelitian lain yang dimuat dalam Journal of Endocrinological menemukan khasiat akupunktur yang diterapkan pada seorang wanita yang menjalani operasi pemindahan embrio ke dalam rahimnya.

Penelitian dari Journal of Endocrinological Investigation juga menemukan bahwa wanita dengan sindrom ovarium polikistik dan pria yang memiliki masalah infertilitas yang tidak diketahui penyebabnya juga bisa mendapat manfaat dari akupuntur.

Akupuntur dilakukan dengan cara menempatkan jarum yang sangat tipis pada titik tertentu dalam tubuh. Dalam pengobatan Cina, titik-titik ini diyakini sebagai daerah di mana sebuah ‘chi’ diblokir.

Dalam pengobatan Barat, dipercaya bahwa penempatan jarum tersebut dapat melepaskan zat penghilang rasa sakit alami dari dalam tubuh. Akupunktur umumnya digunakan untuk mengobati nyeri, seperti nyeri punggung, sakit kepala dan kram menstruasi.
(pah/ir)

Bell’s  Palsy dan Akupukture

Tanda-tanda bell’s palsy adalah terjadi asimetri pada wajah , rasa baal/kebas di wajah, air mata tidak dapat dikontrol dan sudut mata turun. Selain itu, tanda lainnya adalah kehilangan refleks konjungtiva sehingga tidak dapat menutup mata, rasa sakit pada telinga terutama di bawah telinga, tidak tahan suara keras pada sisi yang terkena, sudut mulut turun, sulit untuk berbicara, air menetes saat minum atau setelah membersihkan gigi, dan kehilangan rasa di bagian depan lidah.

Bell’s palsy memang sangat erat kaitannya dengan cuaca dingin. Untuk itu, sebaiknya menghindari terpaan angin secara langsung pada bagian tubuh. ”Orang yang duduk dekat jendela kendaraan, kereta api, tiduran di atas lantai dengan menempelkan sebelah pipi di lantai berpotensi mengalami bell’s palsy

Akupuntur adalah pengobatan tradisional yang mulai dilirik para dokter dan
dapat dipakai untuk mengobati lumpuh wajah. Rangsangantitik-titik akupuntur
terutama di daerah otot-otot mimik yang terkena kelumpuhan dapat merangsang
saraf-saraf wajah agar kembali normal . Di samping itu, terapi akupuntur untuk
penderita bell’s palsy ini mempunyai resiko paling kecil dibandingkan terapi-
terapi yang lain.

Sesuai dengan
Peraturan Nomor 1186/Menkes/ Per/XI/1986tentang

pemanfaatan akupunktur di sarana kesehatan, bahwa akupuntur sudah diakui diIndonesia dan diharapkan pengobatan secara akupuntur ini akan membantu penyembuhan berbagai penyakit khususnya pada penderita lumpuh wajah atau bell’spalsy.

Akupuntur Ampuh Atasi Masalah Ketidaksuburan

Spesialis kandungan dan kebidanan di Jerman, Wolfgang Paulus, menemukan 42% ibu dengan gangguan fungsi sistem reproduksi, berhasil hamil setelah menjalani terapi akupunktur.

Riset membuktikan manfaat penggunaan jarum-jarum akupuntur untuk membantu pasangan yang sulit hamil. Menurut Wolfgang Paulus,spesialis kandungan dan kebidanan dari Universitas Ulm, Jerman, 42% wanita yang menjalani terapi akupunktur sebelum dan setelah mengikuti program bayi tabung, berhasil hamil. Tidak demikian halnya dengan 26% wanita lainnya yang ikut program bayi tabung namun tidak disertai terapi akupunktur.

Masalah ketidaksuburan apa saja yang dapat diterapi? Terapi akupuntur membantu masalah ketidaksuburan pada wanita, yang disebabkan gangguan fungsi sistem reproduksi, misalnya ketidakseimbangan sistem hormonal. Terapi ini tidak bisa mengatasi masalah ketidaksuburan akibat gangguan atau kelainan organ reproduksi.

Bisa mengatasi penyumbatan atau penyempitan saluran telur? Tidak bisa, karena keduanya termasuk gangguan pada organ reproduksi, sehingga diperlukan tindakan medis.

Bagaimana prinsip dasar terapi ini? Dasarnya adalah merangsang titik-titik akupunktur pada permukaan kulit, yakni suatu bagian tertentu pada tubuh yang memiliki perbedaan tekanan listrik, gelombang suara, serta kepadatan jaringan saraf. Perangsangan menggunakan jarum-jarum akupunktur akan memberikan efek tertentu pada titik tersebut dan bagian tubuh lainnya yang saling berhubungan. Kini akupunktur tidak melulu memakai jarum, tapi juga sinar laser (laserpunktur) dan penyuntikan cairan (akuapunktur). Namun jarum masih paling banyak digunakan karena dapat diterapkan untuk semua umur dan berbagai kondisi kesehatan. Laserpunktur tidak menimbulkan rasa nyeri sehingga cocok untuk anak-anak atau pasien yang takut jarum. Sementara akuapunktur biasanya diterapkan pada pasien dengan penyakit kronis, karena sekaligus dapat digunakan untuk menyuntikkan cairan obat.

Adakah efeknya dalam mengatasi ketidaksuburan? Ada efek yang bersifat terpusat, yaitu berupa peningkatan aliran darah ke rahim dan indung telur (ovarium). Aliran darah yang lebih lancar ini membuat aliran oksigen dan zat-zat nutrisi menuju kedua organ tersebut berlangsung lebih optimal. Sementara contoh efek yang bersifat menyeluruh berupa peningkatan fungsi ketahanan dan keseimbangan sistem hormonal. Kedua jenis efek tersebut secara bersama-sama akan meningkatkan kesuburan serta fungsi organ reproduksi untuk mempersiapkan terjadinya proses kehamilan.

Kapan sebaiknya mulai diterapi? Begitu seorang wanita didiagnosa menderita gangguan fungsi pada organ reproduksinya yang menyebabkan ketidaksuburan atau sulit hamil.

Suami juga harus ikut terapi? Ya, sebaiknya sejak awal, keduanya sama-sama menjalanipemeriksaan untuk mengetahui penyebab ketidaksuburan. Sebab kenyataannya, 40% kasus ketidaksuburan disebabkan gangguan sistem reproduksi pada pria. Misalnya, jumlah dan kualitas sperma yang rendah, ketidakseimbangan sistem hormonal, pelebaran pembuluh darah balik pada buah zakar (varikokel), atau terjadi penyumbatan pada saluran epididimis (saluran keluar sperma). Dengan terapi akupunktur, jumlah dan kualitas sperma dapat ditingkatkan.

Berarti terapi ini menunjang program bayi tabung? Ya, bisa. Dari sejumlah penelitian di beberapa negara, diketahui angka keberhasilan proses inseminasi buatan pada pria yang menjalani terapi akupunktur mencapai 57%, sedangkan yang tanpa terapi akupunktur rata-rata hanya 30%.

Kapan pasangan yang akan ikut program bayi tabung sebaiknya mulai menjalani terapi akupunktur? Biasanya sebelum proses transfer embrio ke dalam rahim dilakukan, mereka lebih dahulu disarankan menjalani terapi sebanyak 4 kali, lalu dilanjutkan 2 kali terapi menjelang jadwal pelaksanaan proses tersebut. Jadwal terapi akan diatur oleh dokter kandungan, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasangan.

Adakah efek sampingnya? Setiap pengobatan memiliki risiko serta efek samping, begitu juga terapi akupunktur. Paling ringan berupa infeksi, kulit membiru karena ada pembuluh darah yang pecah (hematom), nyeri atau rasa tidak nyaman, timbul luka pada organ bagian dalam, atau jarum patah. Sedangkan efek samping yang berat biasanya terjadi jika terapi akupunktur dilakukan terapis yang bukan tenaga medis. Misalnya, kegagalan melakukan deteksi kontraindikasi dan komplikasi penyakit pasien. Namun, risiko tersebut dapat diperkecil dengan cara mendatangi dokter spesialis akupunktur medik.

Bukti Ilmiah Ditemukan, Akupunktur Efektif Redakan Nyeri

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth,  Senin, 31/05/2010 10:20 WIB

New York, Banyak orang percaya pada kehebatan pengobatan tusuk jarum (akupunktur), tapi banyak juga yang menyangsikannya. Tapi sebuah eksperimen di laboratorium membuktikan tusuk jarum memang dapat memberikan efek pereda nyeri.

Efek tersebut meningkat hingga 3 kali lipat saat dikombinasikan pemberian obat leukemia, deoxycoformicyn.

Menusukkan jarum kemudian memutar-mutarnya di tiap periode tertentu merangsang senyawa kimia bernama adenosin, yang secara alami terdapat dalam tubuh. Senyawa tersebut berfungsi untuk menekan rasa nyeri.

Dikutip dari AFP, Senin (31/5/2010), eksperimen tentang hal itu dilakukan terhadap seekor tikus, dengan menyuntikkan senyawa kimia pada salah satu lengannya. Senyawa tersebut memicu terjadinya inflamasi yang disertai rasa nyeri.

Kemudian peneliti menusukkan sebuah jarum pada salah satu titik di lutut si tikus. Dalam akupunktur, titik tersebut dikenal sebagai titik Zusanli.

Setelah menancap, jarum lalu diputar-putar setiap jeda 5 menit dan diulang terus hingga 30 menit. Prosedur ini mengacu pada tata cara standar dalam ilmu akupunktur.

Selama 30 menit itu, level adenosin di sekitar titik penusukan meningkat hingga 24 kali lipat. Demikian juga sesaat setelah jarum dicabut.

Sementara rasa nyeri pada tikus itu berkurang 2/3 kali jika dibandingkan dengan tikus yang tidak ditusuk jarum. Hal ini teramati dari respons para tikus terhadap papan panas.

Uji coba yang sama juga dilakukan terhadap jenis tikus yang secara genetis kekurangan adenosin. Namun ternyata pada tikus tersebut, akupunktur tidak memberikan efek seperti pada tikus yang lain.

Selanjutnya peneliti melakukan eksperimen dengan obat leukemia, deoxycoformycin. Obat ini akan menguatkan efek adenosin dengan cara menghambat pengeluaran senyawa tersebut dari jaringan yang terserang nyeri.

Sesuai dugaan, hasilnya adenosin terakumulasi atau menumpuk di jaringan tersebut. Dampaknya, durasi efek akupunktur dalam meredakan nyeri menjadi lebih panjang hingga 3 kali lipat.

“Di beberapa tempat di dunia, akupunktur telah berdampingan dengan dunia medis selama 4.000 tahun. Namun tidak pernah dipahami secara menyeluruh karena orang cenderung skeptis (ragu-ragu) menyikapinya,” ujar Maiken Nedergaard dari University of Rochester, New York, yang melakukan penelitian itu.

Penelitian-penelitian sebelumnya lebih difokuskan pada efektivitas akupunktur di sistem saraf pusat. Di lokasi tersebut, akupunktur memicu pengeluaran senyawa antinyeri di otak, yang disebut endorphine.

Eksperimen yang dilakukan Nedergaard telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Neuroscience edisi 30 Mei 2010. Menurut rencana, ia juga akan mempresentasikannya dalam rapat ilmiah Purines 2010 di Barcelona pekan ini.

Berkat Saran Akupuntur Celine Dion, Mariah Carey Bisa Hamil

30 October 2010 09:42:18 WIB

Selain akupuntur, Mariah juga melakukan terapi hormon demi meningkatkan kesuburan pada rahimnya.


See larger image

Baru-baru ini mengungkapkan kalau ia pernah mengalami keguguran sekitar dua tahun lalu. Untungnya, berkat bantuan sahabatnya, Mariah kini bisa kembali mengandung.

“Celine Dion telah berbicara tentang akupuntur,” kata Mariah pada Billy Bush dariAccess Hollywood. “Saya dulu pernah mencoba teknik akupuntur dan saya tak pernah mengira hal itu berkaitan dengan kehamilan.”

Setelah saran dari Celine, Mariah kemudian rajin melakukan akupuntur sehari sekali. Diakui Mariah, rutinitas barunya itu membuat ia menjadi lebih santai dan mengurangi tingkat depresi. “Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya menghabiskan waktu di satu tempat seperti yang anda tahu saya selalu melakukan perjalanan mengelilingi banyak tempat,” kata Mariah.

Selain akupuntur, Mariah juga melakukan terapi hormon progesteron untuk meningkatkan kesuburan agar ia bisa hamil. Tentu saja terapi tersebut tak hanya berhasil membuat Mariah hamil tetapi juga menaikkan berat badannya yang membuat istri  ini terus digosipkan mengandung.

Mariah mengumumkan secara resmi kehamilannya itu pada Kamis 28 Oktober. Adapun ini merupakan anak pertama bagi pasangan yang menikah tahun 2008 tersebut. Berkaitan dengan hal itu, Nick menegaskan kalau ia dan Mariah telah menentukan nama calon bayi mereka. Namun, hingga saat ini, baik Nick maupun Mariah sama sekali tak mengetahui jenis kelamin bayi tersebut.

dikutip dari http://www.wowkeren.com


Sandra Bullock Suka Ditusuk Jarum

Han Kristi – detikhot, Rabu, 17/03/2010 08:47 WIB

Los Angeles Aktris Hollywood Sandra Bullock punya cara sendiri agar terlihat awet muda. Ketika banyak artis yang melakukan operasi plastik, bintang ‘The Blind Side’ itu pun lebih memilih akupuntur.

Seperti dilansir Showbizspy, Rabu (17/3/2010), pemilik nama lengkap Sandra Annette Bullock enggan untuk melakukan operasi plastik. Ia pun rutin melakoni akupuntur untuk menghilangkan kerutan di wajahnya.

“Sandra mendapatkan perawatan itu seminggu tiga kali,” ujar sumber yang dekat dengannya.

Perempuan yang kini berusia 45 tahun itu pun tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan akupuntur. Sandra selalu mencantumkan biaya perawatan tubuhnya di dalam kontrak kerja.

“Studio yang membayarnya,” ujar sumber tersebut.

Saat ini, Sandra merasa dirinya tengah berada di puncak karir. Di ajang Academy Award 2010, ia berhasil meraih penghargaan Aktris Terbaik, lewat aktingnya di film drama ‘The Blind Side’.

Dewi Persik: Cantik Juga Butuh Modal Besar
Han Kristi – detikhot

Jakarta Pedangdut Dewi Persik percaya jika ingin tampil cantik itu butuh modal. Makanya perempuan 24 tahun itu rela merogoh kantung dalam-dalam untuk perawatan tubuhnya.

“Buat cantik itu butuh modal,” ujar bintang film ‘Tiran’ itu saat bincang-bincang dengan detikhotlewat telepon, Kamis (29/4/2010).

Dewi mengungkapkan setiap perempuan pasti memiliki inner beauty. Untuk bisa mengeluarkannya juga membutuhkan perlakuan khusus, dengan perawatan kulit misalnya.

“Cantik itu dari dalam, tapi kan juga harus ditarik keluar,” jelas janda Aldi Taher dan Saipul Jamil itu.

Dewi memilih metode akupuntur untuk merawatan tubuh seksinya. Menurutnya, dengan ditusuk jarum secara rutin, ia lebih terlihat awet muda.

Lalu, berapa biaya yang dikeluarkan Dewi untuk merawat tubuhnya setiap bulan? “Ya, pokoknya lumayan lah, apalagi buat aku yang sudah nikah dua kali,” pungkasnya.

………………………………….


Usir Morning Sickness dengan Tusuk Jarum

RABU, 30 SEPTEMBER 2009 | 13:08 WIB
KOMPAS.com – Mual dan muntah di awal kehamilan lazim dialami oleh ibu hamil. Hal ini terjadi akibat peningkatan kadar homron estrogen serta perubahan kadar HCG (human chorionic gonadotropin) yang berfungsi menjaga kantong kehamilan tetap melekat di dinding rahim.

Meski mual dan muntah atau biasa disebut gejala morning sickness ini tak bisa dicegah, namun gejalanya bisa dikurangi. Salah satu caranya adalah dengan metode akupuntur atau tusuk jarum.

Manfaat akupuntur untuk ibu hamil juga telah dibuktikan oleh para peneliti dari Australia’s Women’s and Children’s Hospital dan Universitas Adelaide departemen obstetric dan ginekologi. Para peneliti melakukan ujicoba terhadap 593 wanita yang sedang hamil dengan usia kurang dari 14 minggu dan mengalami morning sickness.

Para relawan menerima metode tusuk jarum dalam setiap sesi yang berlangsung 20 menit selama empat minggu. Akupuntur yang diberikan bertujuan untuk menstimulasi titik-titik di bagian bawah lengan dan perut yang berkaitan dengan gejala mual dan muntah.

Hasilnya, baru dua minggu berjalan, para responden mengaku gejala mual dan muntahnya sudah banyak berkurang. Metode akupuntur ini kemudian dilanjutkan hingga minggu ke-empat. Penelitian ini disebut sebagai studi pertama yang bersifat komperhensif dalam menilai manfaat akupuntur untuk mengatasi keluhan ibu hamil di trisemester pertama.

Akupuntur Atasi Migrain

SELASA, 15 APRIL 2008 | 18:18 WIB
AKUPUNTUR seperti yang kerap diterapkan oleh para tabib dan dokter Traditional Chinese medicine (TCM) dapat mengurangi sakit migrain. Demikian sebuah penelitian mengungkap. Para peneliti dari Italia ini menemukan bahwa perawatan teratur dengan akupuntur yang tepat membantu memperbaiki gejala pada 32 pasien yang menderita migrain yang sudah resisten atau kebal dengan obat.

Lebih lagi, terapi ini bekerja lebih efektif dibanding dengan dua bentuk akupuntur palsu lain yang digunakan sebagai perbandingan. Demikian diungkapkan para peneliti dalam Medical Journal Headache.

Pada penelitian sebelumnya, menyisakan hasil yang cukup kontradiksi atas perawatan migrain dengan akupuntur. Beberapa peneliti menilai bahwa penggunaan akupuntur yang tidak tepat, menggunakan jarum tumpul dan tidak sampai menembus kulit juga dikatakan menurunkan gejala seperti akupuntur yang sebenarnya. Tentu hal ini menyisakan pertanyaan mengenai efek biologis akupuntur.

Meski begitu, masalahnya, pada penelitian ini, terdapat inkonsistensi desain (penelitian), juga penggunaan poin atau titik akupuntur yang tidak sesuai dengan titik-titk yang seharusnya ditusuk.

Akupuntur telah digunakan lebih dari 2000 tahun dalam pengobatan China untuk mengatasi beragam masalah kesehatan. Menurut pengobatan tradisional ini, titik-titik spesifik pada akupuntur ini terkait dengan jalur internal tubuh yang membawa energi atau Qi (chi) dan merangsang titik-titik ini dengan jarum dapat meningkatkan aliran Qi ini.

Pada penelitian terakhir, Dr. Enrico Facco dari Universitas Padua dan koleganya melihat bagaimana secara tradisional akupuntur diperbandingkan dengan teknik akupuntur pura-pura (tanpa jarum tajam) untuk mencegah migrain.

Secara acak mereka meilih 160 pasien yang mengalami migrain menjadi empat kelompok: Pada kelompo satu, pasien menerima dua kali seminggu sesi akupuntur tradisional. Kelompok kedua menjalani akupuntur pura-pura. Kelompok ketiga juga menjalani akupuntur pura-pura tetapi menggunaka jarum tumpu yang ditusukkan pada ttik-titik akupuntur yang sebenarnya. Dan kelompok keempat merupakan kelompok kontrol yang tidak mendapat terapi akupuntur sama sekali.

Lebih dari enam bulan, Tim Facco menemukan, hanya grup yang menerima tusukan jarum akupuntur dengan tepatlah yang mengalami kesembuhan dari migrain dibanding dengan yang kelompok kontrol. Faktor utama yang baru dari penelitian ini adalah bahwa terapi ini meski berdasar pengobatan tradisional, tetapi menggunakan cara barat yang ilmiah.

Hasilnya menjanjikan, kata Facco, namun penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengkonfirmasi manfaat dari akupuntur tradisional terhadap migrain. Meski begitu, Facco, menambahkan, karena terapi ini hanya berefek samping kecil, dapat digunakan untuk mereka yang menderita migrain yang tidak dapat diselesaikan dengan pengobatan standar.

Belum jelas benar kenapa akupuntur dapat mengurangi migrain. Menambahi teori tradisional berdasar konsep Qi, riset modern dari akupuntur atas migrain ini menyatakan bahwa akupuntur mungkin bekerja dengan cara mengalihkan signal di antara sel-sel saraf atau mempengaruhi pelepasan beragam bahan-bahan kimia di antara sistem saraf pusat.

Source : Medical Journal Headache

Akupunktur dan Gairah Seks

Sabtu, 02 Januari 2010
PENGOBATAN alternatif akupunktur, selain bisa mengurangi gejala yang tidak nyaman dari perawatan kanker payudara, ternyata juga mampu meningkatkan gairah seksual dan memberikan pemikiran yang lebih jernih. Demikian hasil studi tim yang dipimpin Dr Eleanor Walker. “Mereka mendapatkan pilihan pengobatan dan pengobatan ini tidak mempunyai efek samping,” katanya.Untuk penelitian ini, 50 perempuan yang menderita kanker payudara dipilih secara random untuk menerima pengobatan akupunktur. Mereka mendapatkan pengobatan selama dua kali seminggu dalam empat minggu. Kemudian dilanjutkan pengobatan serupa selama sekali dalam seminggu. Perkembangan kondisi mereka pun diikuti selama satu tahun.Sekitar 25% wanita yang menerima akupunktur melaporkan bahwa mereka mengalami peningkatan hasrat seksual, sedangkan yang lain menjadi lebih berenergi dan memiliki pemikiran yang lebih jernih.Menurut seorang ahli akupunktur yang juga asisten dekan di Universitas Medis Miami Milles School, Janet Konefal, pengobatan akupunktur memang berjalan dengan mekanisme yang seimbang.(HealthDay.com/*/X-5)

Ingin Langsing, Cobalah Resep Akupuntur

Tanya:
Baru-baru ini, saya diajak seorang teman, menjalani metode akupuntur untuk menurunkan berat badan. Saya tertarik, karena teman saya berhasil menurunkan berat badan hingga 5 kg dalam 3 bulan, setelah rutin menjalani akupuntur. Apakah cara ini ada efek sampingnya?

fxxx@hotmail.com

Jawab:
Meski secara spesifik akupunktur bukan merupakan metode berdiet, teknik dapat membantu dalam menjalankan program menurunkan berat badan. Dalam hal ini, akupunktur akan merangsang pusat-pusat lapar di otak, sehingga rasa lapar akan berkurang.

Akupunktur tidak mematikan jalan darah dan tidak berbahaya bagi tubuh. Namun, kesterilan jarum suntik sangat perlu diperhatikan meski biasanya hal ini tak luput dari perhatian ahli akupuntur atau terapis. Jadi, tak ada salahnya Anda pun berhati-hati.

Tapi, jangan sampai Anda hanya mengandalkan akupunktur. Anda juga perlu menjaga pola makan sehat. Sebab, jika program ini dihentikan sebelum waktunya, berat badan mudah melambung kembali, bahkan bisa melebihi berat semula.

Yang perlu diterapkan menjadi kebiasaan adalah mengatur porsi makan. Jika biasanya Anda makan dengan porsi tak terbatas, mulailah mengonsumsi makanan dalam porsi lebih kecil. Di samping itu, berolahragalah secara teratur. Misalnya, mengikuti kelas senam aerobik atau jogging yang dilakukan 2-3 seminggu